Selasa, 27 Desember 2016

Swampthing



Terkapar lemas dalam kendali peperangan yang merancu dalam darah dan mengembara keseluruh tubuh lewati pembuluh hingga merasuki jiwa rapuh yang dulu terluka kecewa. Matanya tajam tatap mataku seolah ingin melahapku bulat-bulat lalu memamah tubuhku sebelum dimuntahkan kemudian.

Mereka hadir di jiwa dan nyawa sehingga ruh tersisihkan ke nuansa bumi bawah tanah.

Kurasakan nyeri yang di alami begitu menyayatnya, laksana ribuan jarum menusuk belahan hati yang tinggal setengah, perihnya merambat keujung syaraf kuku jemari dan darah menitik di setiap helaan nafas yang terhunus hawa amarah.

Kuasaku tak sampai menyentuh lubuk di sanubari, rahasia dalam tersembunyi bertiraikan luka-luka sunyi dan kegamangan akan kepercayaan serta keyakinan sehingga hidup berbalut kabut misteri berkepanjangan.

Teruntukulah walau hanya satu kali, dan jemariku akan menelusup kedalam jiwa dan sukma agar memaksa mereka kembalikan lagi kesucian akal ruh dan nafs yang melenggang disaat berebutannya mahluk hitam mengitari pemikiran di netra logika.


Satanicwords-14:23 - 13.10.16

Tidak ada komentar:

Posting Komentar