Oleh: janromalians
Ini lembaran baru; yang akan
ditulis tentang apa aku tidak tahu, semakin hari imajinasiku memudar luruh,
merasakan benar bahtera menarik sauh.
Paras rupa yang kuhafal benar
menurunkan cadar; garis demi garis telatah rutin melukiskan sapuan rona pudar, kisi-kisi
pada bilik pemilik hati merapat rapi
berjajar, enggan membagi misteri untuk sekedar aku dengar.
Erat pertautan yang lacur
terlaksanakan, jelaskan arah lepasnya tali temali meloloskan simpul ikatan, sedari
dua ratus empat belas waktu hari satu persatu bertanggalan, tetap saja benang
terangnya seperti berwarna putih kehitam-hitaman.
Savana satu-satunya di
lembah gurun belahan jiwa, siapa nyana oasisnya hijrah ke pelupuk mata, membuat
hawa panas tanya yang tadinya tak seberapa, sekarang meledakan air keras pada
pengukur suhu udara melantur kemana-mana.
Kesungguhan tentang apa yang
akan dituliskan di sini, sama halnya dengan ribuan rahasia yang masih teka-teki,
walapun telah diuraikan perihal reinkarnasi berkali-kali.
Cendana5kp, 19.11.2016ik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar