Oleh: janromalians
Perahu itu terombang ambing
di tengah lautan, Terlanjur jangkarnya diangkat, namun pantang kembali
kepelabuhan untuk merapat. Kesungguhan yang telah ditanam pada hati benar-benar
kuat, dalam mewujudkan semua harapan.
Arah yang kemarin sudah
ditetapkan untuk melayari samudera menuju sebuah negeri impian, tempat di mana
banyak embun menyelimuti pagi seiring celotehan burung murai yang bersahutan,
kini tak tahulah lagi kemana kemudi ini di belokkan.
Lihatlah mentari itu, rasanya
ia semakin lama saja menyinari dengan khusu, seperti tak memberikan kesempatan
kepada malam, tempat mengadu semua keluh kesah yang terpendam, apa mungkin ia
sedang melakoni peran balas dendam ?
Padahal bisa saja
bintang-bintang dijadikan patokan, dalam melakoni pelayaran yang mulai
melelahkan, tetapi apa yang sekarang bisa dilakukan, hanya berdiam diri dan
mencoba untuk bertahan, mengasingkan cinta yang tengah diterjang gelombang kerinduan.
Curug.kp3b, 22.11.2016ik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar