Kamis, 19 Januari 2017

Garam



Bukan rasa yang menghilang, adalah garam sesendok yang telah meleburi diri dengan air serantang.
Lagipun lidah telah merah melepuh yang mematikan syaraf ketika mengecap.
Bukan kesalahan yang terbilang, tetapi hasrat yang terus terusan terbakar menghanguskan asin yang kini hanya bisa dikenang.



Kemana gelombang menghanyutkannya, pantai kini sunyi petani. Mungkin ke palung jiwa kristal-kristal itu menyembunyikan diri.

jrl.4n
Serang, 20 januari 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar